Senin, 11 Mei 2009

Setelah jalan santai memperingati hardiknas aku beristirahat di lapangan basket alun alun kota ledre. Aku lihat dan aku tatap mata seorang anak yang sangat berbeda. Dia tak tampak bahagia, seperti halnya aku dan teman - temanku. Sorot matanya menampakkan ketakutan dan kesedihan, secercah senyumpun tak ku lihat dari wajahnya. Mukanya sepertinya agak bengkak, mata sebelah kirinya menyipit karena pipinya mendesak mata yang penuh makna itu. Dia seorang anak peminta-minta. Yang mengadahkan tangan di setiap geromboloan manusia- manusia yang tak punya hati, dan berharap ada yang mau memberikannya uang, sekalipun hanya sedikit. Anak itu mengenakan baju orange yang leher bajunya agak terjatuh ke pundaknya bagian kiri, dengan tanpa memakai alas kaki. Ia berjalan kesana-sini untuk meminta. Setiat tangan kananya menengadah jarang ada orang yang memperhatikan, ia seperti manusia kecil yang tak tampak di mata manusia sombong itu. Mereka asik berbicara, mengobrolkan sesuatu yang tak penting tanpa memperhatikan ada seorang anak kecil meminta. Hanya satu atau dua orang yang mengatakan "tidak", selebihnya tidak menjawab sama sekali. Padahal orang yang diminta itu mampu memberikan sekalipiun hanya 1000 rupiah. Manusia benar2 egois. Aku panggil anak itu, aku gandeng tangan kanannya,aku ajak dia duduk tapi dia tak mau dia hanya berdiri, dia masih kecil mungkin seharusnya ia kelas 3 SD, yang seharusnya menikmati masa kecilnya denagn tawa bersama yah ibunya yang sangat menyayanginya, memakai baju yang memang cocok untknya, bercanda tawa dengan teman2nya. Tapi, semua itu hanya mimpi belaka, hanya sekedar mimpi. Menurut cerita temanku, ia tinggal bersama ibu tirinya memang ia disekolahkan oleh ibunya itu, tapi setiap kali mau berangkat ibunya melarangnya. Aku Tanya ke dia "tidak sekolah?" Jawabnya tidak dengan volume suara yang hampir tak bisa didengar telingaku yang ada di sampingnya itu. Dia tampak seperti ketakutan entah dengan apa, aku lihat matanya saat aku berbicara dengannya yang selalu menunduk. Aku bandingkan bocah itu dengan aku seorang ana SMA yans serba kecukupan, seoarng anak SMA yang tamapak berbinar-binar matanya, yang menyimpan setimpuk rencana untuk masa depan, yang punya buku tulis banyak, yang kapanpun bisa aku gunakan atau bahkan aku buang karena aku sedang marah, seorang anak SMA yang berusia 15 tahun yang masih didampingi oleh kedua orangtuanya yamg amat menyayanginya, yang bisa makan apapun yang aku mau tanpa aku harus susah-susah mencarinya, yang tiap pagi mendapat jatah uang saku 5000. Kini aku melihat dengan mata kepalaku sendiri seorang anak yang berusia selisih 7 tahun dari aku, putus harapannya. Kebahagiaan, kasih sayang, sahabat, cita-cita, harapan yang seharusnya ia dapatkan, kini semuanya hilang tanpa sisa. Tinggal seorang anak kecil yang lemah yang selalu berharap agar ada orang yang mau mengasihinya. Tinggal seorang bocah kecil yang d hatinya menyimpan sejuta kesedihan dan kepedihan yang ia simpan rapat-rapat di hatinya yang suci itu. Andai aku bisa melihat sedikit senyum dari mulutnya, aku pasti akan sangat bahagia.

"Ya Allah, anak itu masih kecil masih belum tahu apa-apa, kasihan kalau dia harus menahan beban hidup yang berat itu. Dia masih punya perjalanan panjang yang bisa ia hiasi dengan setumpuk kebahagiaan dan prestasi. Mengapa tudak aku saja Ya Allah yang engakau berikan beban itu, Andai aku biasa membantunya membawa beban itu aku pasti akan membantunya. Aku ingin memeluknya, mendekapnya, menghapus kesedihan yang ia rasakan. Seandainya aku mampu. Akan aku sayangi dia, denag sepenuh hatiku, supaya ia bisa merasakan bagimana rasanya disayangi dan dicintai. Jagalah dia Ya Allah, jika ia sakit sembuhkanlah dia, jika ia kedinginan dan tak punya selimut, dekaplah dia denan kasih sayangmu. Jika ia lapar, tahankanlah. Jangan biarkan ia merasakan lapar itu, jika ia sedih hibur dan temanilah. Lindungilah dia dari apapun yang akan menyakitinya. Jauhkanlah ia dari binatang-binatang melata yang bisa menggigit tubuhynya yang sudah kesakitan itu, Ya Allah. Sayangilah dia…dia tidak tahu apa2, Engkau yang Maha Pelindung, Pengasih, dan penyayang……….
Ya Robby, jangan biarakan ia menangis. Iringilah dia dengan kebahagiaan yang selau engkau berikan kepadanya, tabah dan kuatakanlah hati dan jiwanya. Aku yakin Engkau tidak memberi cobaan jika hambamu tidak kuat menahan beban itu. Hanya ini yang aku bisa, mendoakannya agar dia selalu ada dalam perlindungan-Mu. Suatu saat nanti izinkanlah untuk bisa melihanya lagi tetapi dalm kebahagiaan. Izinkanlah melihat senyum dari seorang bocah yang hatinya penuh dengan kesedihan, derita, dan sakit. Aku mencintai-mu.Aku yakin Engaku mendengarku, karena Engkau tidak tuli. Dengarkanlah apa yang dikatakan oleh hatinya. Dan yang terpenting bukalah hati Ibu tirinya. Andaikan Ibu kandungnya masih hidup, ia tidak akan seperti ini.Ia tidak akan merasakan luka yang sangat sakit itu……………Aamiiinnnn……………………….

Jumat, 03 April 2009

Persiapan SMAdaBo Menghadapi Lomba Adipura

BOJONEGORO, persiapan SMA Negeri 2 Bojonegoro untuk menghadapi lomba adipura tingkat nasional benar -benar matang. Hal ini dibuktikan dengan sarana -sarananya yang lebih baik dan terawat. Kamar -kamar mandi dengan keramik baru, dengan ditambah lukisan -lukisan yang seakan -akan seperti kamar mandi hotel, kelas -kelas yang berlantai putih keramik yang merrupakan tahun pertama bagi SMAda mengkeramik ruang -ruang kelas tak ketinggalan juga ton -tong samapah baru. Untuk menghadapi lomba yang setiap tahun diadakan itu, SMAda melaksanakan kerja bakti selama dua hari sejak pukul 10.00 sampai selesai tepatnya pada hari selasa (31/04/09) dan hari rabu (01/4/09). Murid -muridpun sangat berantusias melaksanakan kegiatan itu. Measkipun ada sebagian siswa ynag malas melakukan kegiatan bersih -bersih itu. Tak heran jika lingkungan sekolah dengan kategori mandiri itu jauh lebih bersih. Penilaian dilakukan secara langsung dari tim yang didatangkan dari Jakarta awalnya hanya berupa pantauan saja. Dan kemarinlah puncaknya (03/4/09). Kegiatan persiapan SMAdaBo menghadapi lomba adipura tak lain dengan tujuan agar SMAdaBo terlihat atau bisa dikategorikan sekolah dengan lingkungan yang bersih dan rindang disamping agar Bojonegoro dapat meraih piala adipura. “Memang sulit menanamkan budaya bersih di kalanga siswa -siswi namun kita akan berusaha untuk melakuka itu. Dengan melaksanakan kegiatan jumat bersih, mengingatkan pada murid -murid agar sampah dibuang pada tempatnya” ujar Akhmad, salah satu guru SMAda yang merupakan koordinator kebersihan.

Kamis, 02 April 2009

Tugas zz 5 : Bagaimana Meraih Mimpi?

Berbicara tentang cita -cita mengarah pada hal yang paling diinginkan. Dan itu berawal dari hobi. Hobi yang menuntun untuk menentukan cita -cita. Berbagai macam cita -cita yang dimiliki seseorang, tinggal dipilih diantara cita -cita itu mana yang benar -benar sesua diri, jiwa, kepribadian, minat, bakat, dan yang terakhir hobi.
Cita -cita telah tertentukan. Selanjutnya bagaimana menggapai cita -cita itu. Butuh kekuatan, pengorbanan, dan dukungan. Kekuatan yang bersumber dari dalam diri -sendiri yang terkait dengan semangat.Tidak mudah untuk membangkitkan semangat. Sulit untuk melawan rasa malas.Tetapi tergantung seberapa besar kekuatan untuk menggapai cita -cita itu.Dengan melakukan apapun yang dikatakan oleh hati, tanpa ragu dan tidak pernah melewatkan setiap peluang untuk meraihnya adalah langkah awal meraih cita -cita.
Bila suatu saat terbentur permasalahan bagaimana cara mengatur emosi. Hadapi dengan sabar, selau berpikir maju dan yakin ada satu bintang besar yang menanti yaitu kesuksesan meraih cita -cita. Telah disiapkan Tuhan berjuta kebahagiaan. Namun tidak mudah untuk sampai di bintang putih, besar dan penuh cahaya itu.
Pengorbanan bisa berupa tenaga, waktu, pikiran, materi, atau bahkan perasaan. Belajar sampai tengah malam diantara orang -orang yang tertidur lelap. Mengisi waktu denagn hal -hal yang positif diantara orang -orang yang tak pernah bisa menghargai waktu. Jadi yang berbeda itu sulit dan penuh tantangan. Kekuatan dari hati, bara api yang meluap -luap untuk menggapai cita -cita adalah elemen kekuatan kesuksesan impian.Simaklah bacaan ini !!!
Manusia itu tidak logis, tidak masuk akal dan egois. Namun cintailah mereka. Jika Anda berbuat baik. Orang lain akan menuduh Anda egois dan punya maksud tersembunyi namun tetapalh berbuat baik.
Jika Anda sukses, Anda kan dikelilingi kawan yang tidak sejati dan musuh sejati. Namun tetapalah berusaha meraih sukses.
Kebaikan yang Anda lakukan saat ini akan dilupakan besok. Namun tetapalah berbuat baik.
Kejujuran dan keterusterangan membuata Anda kelihatan rapuh. Namun tetpalh jujur dan terus terang.
Orang besar dengan pemikiran yang luas dapat dijatuhkan oleh orang kecil yang berpimikiran sempit. Namun tetaplah berpemikiran luas.

Orang biasanya mengagumi orang yang tertindas tetapi mengikuti orang yang sukses. Namun tetaplah berjuang untuk orang yang tertindas.

Apa yang dibangun bertahun -tahun dapat dilenyapkan dalam semalam. Namun tetaplah membangun.
Orang yang membutuhkan bantuan Anda mungkin akan berbalik menyerang Anda. Namun tetaplah membantu semampu Anda.
Berikan yang terbaik untuk dunia meskipun balasannya Anda akan disingkirkan. Namun tetaplah memberikan yang terbaik. "Terus berjuang, tanpa menyerah. Tersenyumlah. Dunia menanti keberhasilan Anda. Tantang dan hadapi dunia dengan senyuman dan prestasi. Jangan pernah lupakan Tuhan"


Jumat, 13 Maret 2009

Tugas zz 4 : Sistem Baru BK SMAdaBo

BOJONEGORO, Bimbingan Konseling SMA Negeri 2 Bojonegoro saat ini (13/3/09) mempunyai gaya baru untuk meningkatkan perannya dalam kehidupan siswa -siswi. Dengan diedarkannya lembaran -lembaran yang berisi berbagai macam masalah yang umum dihadapi di kehidupan muda-mudi saat ini, membuktikan bahwa saat ini BK mulai berbenah.Diantaranya masalah kesehatan, keluarga, pelajaran, penjurusan, dan bahkan masalah asmara.Dengan melubangi nomor yang tersirat masalah yang dialami masing-masing siswa, maka akan jelas tampak kendala yang dialami mereka.Selain itu, dalam perintah awal sebelum mengerjakan disarankan juga agar mengisinya dengan jujur supaya BK bisa memberi jalan keluar yang tepat untuk memecahkan problema-problema itu. "Kegiatan ini mampu membuat kita lebih berintrospeksi diri.Karena pastinya tidak semua masalah yang semestinya pernah atau sering dihadapi tidak dilingkari,kan." ujar, Afifah salah satu siswi kelas X-1 dengan mimik tersipu malu.Para siswapun sangat berantusias mengisi lembaran -lembaran tersebut.Bahkan saking terperincinya masalah -masalah yang terdaftar di dalam angket tersebut membuat sebagian siswa -siswi bingung apakah sesuai dengan dirinya atau tidak.Sebab adanya perbedaan pengertian dari masing -masing butir permasalahan sering kali membuat siswa -siswi menghapus kembali lingkaran yang sebelumnya telah dicoretkan di salah satu nomor.

Kamis, 12 Maret 2009

Tugas zz 3 : Ngarit Yang Tak Terlupakan

Dulu waktu masih MI, tepatnya ketika waktu olahraga merupakan sebuah moment yang sungguh indah meskipun waktu ngalaminnya tidak menyenangkan. Olahraga dimulai pukul 05.00 WIB, bermain bola kasti, rounders, sepak bola dan masih banyak lagi. Setiap kali main bola kasti tim dari kelas 6A vs tim dari kelas 6B selau saja berantem. Ada yang karena sakit waktu dilempar bola, ada yang tidak bisa nerima kekalahan, bahkan ada yang nangis. Teriakan suporter waktu perlombaan dimulai sungguh keras dan tamapak sangat berantusias. Tepuk-tepuk tangan, jeritan. Semuanya sungguh menyenangkan.Tiap kali main sepak bola, yah seperti biasa tim A ngelawan tim B. Tim A kebanyakan fisik-fisiknya kuat, cerewet, omongannya nyebelin, makan ati. Sedangakan tim B kebanyakan pendiam tapi bisa dibilang sih cukup hebat. Dan aku sebagai keeper tim B. Kadang aku muaaju, ikut ngerebutin bola. Padahal semestinya keeper cuma jaga gawang. Saat berebut bola, kakiku sakit banget. Soalnya maklum anak cewek kalau main sepak bola ya awuran yang jelas bola bisa masuk ke gol. Bolak-balik ya berantem sama tim A. Kemudian saat voli, saking hobinya main voli di sekolahpun main voli. Ada dua lapangan di depan ruang guru, sebelah timur digunakan anak putra, sebelah barat untuk putri. Tim A ngelawan tim B, waktu istirahat selama setengah jam digunakan untuk main voli. Kadang putri A vs putri B, putri vs putra. Yah seperti biasa anak cewek cerewet banget. Sering kali berantem, kaya sudah adat kalau main pasti berantem.
Yang paling menyenangkan adalah saat musim hujan. Soalnya waktu lapangan penuh dengan suket dondom. Guruku suruh bawa arit untuk ngarit tidak peduli cewek ataupun cowok semuanya suruh ngarit. Guruku sebagai leader yang selalu ngarahin cara-cara ngarit dengan baik. Saat ngaritpun sering kali mengeluh ya karena takut dimarahin Ibu lah, karena capeklah,dan lain sebagainya. Setiap kali pulang dari olahraga pasti ibuku marah-marah. Karena disamping baju olahraga penuh dengan lumpur dihiasi juga dengan gaya tusuk-tusuk dari suket dondom.Kalau mau nyuci harus membersihkan suket dondom dulu yang banyaknya tak terkira. Ibuku sering juga dibantu sama ayahku sambil nonton televisi membersihkan bajuku. Sampai saat inipun tiap lewat di depan lapangan, aku tersenyum sendirian. Mengingat bagaimana guruku teriak-teriak mengajari kami ngarit, ngedenger suara keluhanku dan teman-temanku.

Rabu, 04 Maret 2009

Tugas zz 2:Ketika Hatiku Remuk

Membaca karya Adrea Hirata, membuat kagum dan bertanya " Bagaimana bisa menulis sebagus itu? Benar-benar hebat." Sejak saat itu, kucoba menulis sepertinya. Menggunaka kata-kata yang mampu menyentuh hati bagi pembaca tulisanku. Walaupun pembaca karyaku tidak kagum, aku sudah bahagia karena aku bisa menulis.Meskipun belepotan, tanpa arah, tidak sistematis aku tidak peduli, yang terpenting aku dapat menulis. Aku sisipkan kata-kata Andrea Hirata yang terdapat pada keempat The Best Sellernya: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah karpov. Walaupun aku sendiri belum membaca Maryamah Karpov. Aku susun kata-kata dengan penuh kehati-hatian, kemudian aku baca. Apakah sudah menusuk perasaan ataukah belum. Jika sudah, aku akan tertawa sendirian membaca karyaku yang seperti Andrea Hirata. Meskipun sebenarnya beda banget.Jika belum, aku hapus tulisan tanganku dengan eraser, aku tulis kembali dan berusaha semaksimal mungkin agar lebih baik dan lebih indah dari tulisanku yang sebelumnya. Aku baca lagi... dan beeegitu seterusnya. Oleh karena itu, hanya untuk membuat satu macam sastra aku butuh waktu berhari-hari, bermalam-malam dan bersore-sore.
Jika suatu ketika tidak ada yang baca, tidak ada yang baca tulisanku yang telah aku tulis dengan susah payah itu, hatiku remuk, kecewa. Pada awalnya aku akan berkomitmen " aku tidak akan pernah buat karya dengan sebaik-baiknya." Akan aku buat awuran. Itu pada awalnya, pada keduanya aku berubah pikiran, aku buat lagi tulisanku dengan sebaik-baiknya. Meskipun aku tidak tahu apakah baik atau tidak. " Ah yang terpenting nulis" Bila tidak ada yang baca lagi, lambat laun aku akan bisa menerima bahwa aku ini bukan siapa-siapa. Hanya seorang anak kelas 1 SMA yang selalu berusaha sebaik-baiknya untuk menulis. Meskpun tidak ada yang mau baca, apalagi memberi saran. Aku akan tetap menulis, bukan karena ingin dipuji, bukan karena ingin dianggap paling baik. Aku akan menulis untuk diriku sendiri dan menulis bagi orang-orang yang mau membaca tulisanku.

TUGAS ZZ 1:Mengusir Badai Dalam Tulisan

Menulis memang mudah, namun menjadikan tulisan itu sebagai tulisan yang indah, penuh makna sangat sulit. Tulisan yang menakjubkan laksana barisan kata demi kata Andrea Hirata, bak susunan coretan pena hitam diatas kertas putihnya Habibur Rahman Al-Shirazy, sungguh menyulitkan. Diperlukan setumpuk kata yang hebat, yang mampu menyihir pikiran para pembacanya, yang mampu menusuk hati pembacanya, hingga meneteskan air mata. Dan hanya dapat diperoleh dengan membaca, memasukkan setiap kata-kata yang telah terbaca itu ke
dalam pikiran dan finally dalam hati. Sewaktu-waktu tinggal membuka file itu, menpastenya ke dalam tulisan kita.
Sekedar menulis memang tidak sulit, namun mendapatkan inspirasi untuk tulisan kita tidak mudah. Memilih sesuatu yang berbeda itu tidak mudah dan menjadi sesuatu yang berbeda itu super sulit. Dengan menyatukan pikiran, hati dan suasana di sekitar kita mungkin akan lebih membantu untuk memperoleh inspirasi. Berimajinasi hal-hal yang tidak mungkin terjadi, menjadikannya sebuah cerita yang paling berbeda, walaupun secara logika masuk dalam kategori impossible.
Menumbuhkan minat, semangat, dan mood untuk menulis juga sulit. Apalagi menulis karena paksaan. Jalan terbaik adalah menenangkan hati, melapangkannya. Menulis sesuai dengan kata hati. Biarkan mengalir seperti air. Gemericik, melewati batuan, tanpa tahu dan mengerti dimana tempat tujuan itu.

;;